Seperti diberitakan Antara, Edi dan Dimas berada di RS Mintoharjo untuk keperluan terapi oksigen hiperbarik. Turut bersama mereka dalam ruang bertekanan tinggi mantan Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal (Purnawirawan) Abu Bakar Nataprawira dan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Sulistyo. Edi Suwardi diketahui juga merupakan besan dari Abubakar.
Saat ini jenazah Edi dan Dimas sudah berada di rumah duka di Perumahan Taman Galaxy, Bekasi Selatan.
Rencananya jenazah akan diberangkatkan ke pemakaman pada pukul 09.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran bermula pada pukul 11.30 WIB saat terapi denga kekuatan 2.4 atmosfer dilakukan. Sekitar 90 menit kemudian tekanan dikurangi hingga satu atmosfer.
Pada 13.10 WIB, terlihat percikan api di dalam tabung. Operator lantas membuka sistem antikebakaran di ruang tersebut.
Namun api dalam tabung terus membesar dan tekanan terus meningkat dengan cepat sehingga safety valve terbuka dan menimbulkan ledakan. (sur/antara)