Mereka yang datang menemui keluarga Saiful Anwar antara lain Kapolda Sulawesi Tengah Brigjen Pol Rudy Sufahriadi bersama jajarannya. Kapolres Palu AKBP Basya Radyananda, bersama jajarannya.
Berdasarkan pantauan di rumah duka sedang berlangsung pembacaan Surat Yasin. Akses jalan di Kelurahan Besusu tersebut juga sementara ditutup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu dari Rumah Sakit Wirabuana Palu, tampak belasan aparat TNI dan petugas para medis sudah bersiap-siap di rumah sakit tersebut untuk menjaga kemungkinan jika 13 jenazah tersebut dibawa ke rumah sakit milik TNI itu.
"Kami hanya bersiap-siap saja. Belum ada kabar pasti apakah jenazah tiba di sini atau tidak," kata seorang prajurit.
Sementara itu dari Poso diberitakan hingga Minggu malam pukul 21.15 WITA sudah 11 jenazah berhasil dievakuasi ke rumah sakit umum Poso.
Camat Poso Pesisir, Muhlis Saing, dihubungi dari Palu, Minggu malam mengatakan dari 11 jenazah tersebut belum dapat diketahui pasti siapa saja identitasnya. "Katanya ada 13 orang korban, tapi baru 11 yang dievakuasi ke rumah sakit sampai malam ini," ujarnya.
Lokasi jatuhnya heli hanya sekitar dua kilometer dari jalan trans Sulawesi. "Mobil pun bisa sampai ke lokasi," katanya.
Heli yang ditumpangi Danrem bersama sejumlah perwira lainnya serta kru penerbang jatuh Minggu sore sekitar pukul 17.20 WITA di kebun milik seorang warga, Arsad, di Dusun Pattiro Bajo, Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. (antara/obs)