Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, seluruh kaca taksi tersebut hancur akibat dirusak oleh para oknum pengemudi transportasi online tersebut. Selain itu, pengemudi berinisial AB (28) mengalami luka pada bagian kepala.
AB menyampaikan, dirinya memang tidak bergabung dengan pengemudi taksi lain yang melakukan aksi menuntut penghentian transportasi online. Saat kejadian, ia berkata sedang membawa penumpang dari Grand Indonesia Mall menuju kawasan Senayan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mobil di rusak, AB menuturkan dirinya kemudian dianiaya dengan cara dipukul dengan menggunakan helm pada bagian kepala.
Hingga kini, AB masih berada di Pos Polisi untuk menjalani pemeriksaan. Sedianya, kasus penyerangan terhadap AB akan diproses secaa hukum. (bag)