Luhut menegaskan tidak ingin melihat lagi aksi demo yang berujung ricuh. “Kepada taksi Blue Bird, Ekspres, GoJek, Grab semua menahan diri tidak melakukan tindakan seperti tadi melakukan sweeping. Kami akan tindak tegas,” kata Luhut.
Ia mengaku sudah mendapat arahan dari Presiden Jokowi terkait keadilan dalam masalah transportasi daring yang berujung pada demo sopir taksi konvensional. Secara khusus, presiden memerintahkannya agar mencermati secara cermat hal ini. Agar masalah ini bisa terselesaikan dengan baik ia menyebut Menkominfo dan Menhub akan duduk bersama dalam hal ini, “Jangan ada provokator. Kami akan tindak tegas,” katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anggota Satuan Petugas Gojek, Rohim membantah jika mereka akan melakukan balas dendam. Kendati demikian ia mengakui ada beberapa pengendara Gojek yang diberhentikan sopir taksi dan bajaj hingga dipukuli.
"Mereka ini sebenarnya hanya terpancing informasi yang kurang jelas. Kita sudah imbau jangan sampai terpancing, dari TVRI kita arahkan pulang jangan sampai bentrok," ujar Rohim di Mapolda Metro Jaya, Selasa (22/3).
Namun ketika akan kembali, polisi yang tengah melakukan sweeping kemudian membawa mereka ke Mapolda Metro Jaya. "Hanya diperiksa saja. Kita coba mengarahkan mereka, di sini juga enggak ada yang bentrok," katanya. (bag)