"Perindo menempati posisi teratas dengan jumlah aktivitas tertinggi, yakni 2.590 kali. Aktivitas hampir merata di seluruh platform," ujar Direktur Intrans Andi Saiful Haq di Jakarta, Rabu (30/3).
Intrans menggelar penelitian dengan metode triangulasi untuk memperoleh gambaran tentang perilaku pemilih di media sosial, terutama dari lima platform utama, yakni Facebook, Twitter, Instagram, Google+, dan YouTube.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sisi Positif dan Negatif Media Sosial |
Berikutnya, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) berada di papan tengah dengan capaian PSI sebanyak 892 aktivitas, sedangkan Gerindra 625 aktivitas.
"Partai Gerindra komentar banyak karena posisinya sebagai partai oposisi, sehingga peran oposisi digunakan dengan baik melalui foto dan meme. Itu mendapatkan sambutan yang luar biasa dari masyarakat," kata Andi.
Adapun Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), kata Andi, sama sekali tidak aktif di media sosial. "PKPI memulai dengan mengaktivasi fanpage dan situsnya," kata Andi. (agk)