"Kami tidak mau menduga, tunggu saja hasil dari pihak yang berwenang, yaitu KNKT. Yang jelas penerbangan sudah sesuai prosedur dan pengamanan penumpang juga sesuai standar," ujarnya di Jakarta, Selasa (5/4).
Edward mengatakan, tim investigasi KNTK telah mengambil Flight Data Recorder dan Voice Data Recorder yang terpasang di pesawat Batik Air bernomor penerbangan ID 7703 tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data itu tidak bisa dibohongi. Yang penting, pilot kami sudah diizinkan untuk take off (lepas landas)," ucap Edward.
Kerugian itu, kata Edward, juga akan ditanggung oleh perusahaan asuransi yang menjadi mitra Batik Air.
Untuk memperbaiki kerusakan pesawat, manajemen Batik Air berencana mendatangkan ahli langsung dari Boeing. (abm)