Dukungan itu belum mampu membuat pemerintah Aceh memenuhi gugatatan GeRAM. Mereka menuntut agar membatalkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh yang tidak memasukkan KEL yang berfungsi sebagai hutan lindung dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN). Pemerintah Aceh juga berencana membuka sebagian besar KEL untuk konsesi usaha budidaya.
GeRAM telah mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Januari lalu. Namun, upaya mediasi sebulan terakhir menempuh jalan buntu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Farwiza beserta delapan penggugat lainnya tetap bersikukuh untuk melanjutkan persidangan ke tahap selanjutnya.
Lihat juga:Leonardo DiCaprio Tiba di Aceh |
Tahun 2013, bertukarnya gubernur membuat peraturan itu berganti. "DPR Aceh mengesahkan RTRW baru dan bentuknya sama sekali berbeda dengan yang sudah dikonsultasikan dengan publik," tutur Farwiza yang juga merupakan Ketua Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh.
Dalam keputusan itu nama Kawasan Leuser sudah dihapuskan. Padahal kata Farwiza, KEL memiliki status hukum sebagai kawasan strategis nasional dengan fungsi lindung yang terdapat dalam Undang-Undang No 26 Tahun 2007, Peraturan Pemrintah No 26 Tahun 2008.
"Yang dilakukan pemerintah bukan merapikan tapi malah menghilangkan. Ini mundur beberapa langkah," ucap Farwiza.
Farwiza juga berencana membawa kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi karena menilai pemerintah Aceh memiliki kepentingan dalam masalah ini ketika mengeluarkan peraturan memberikan izin terkait KEL yang bertentangan dengan UU yang ada.
“Peraturan itu menabrak UU diatasnya. Kalau ada UU dilanggar ditabrak pasti ada alasan-alasan tertentu," ungkap Farwiza.
Leonardo DiCaprio Datangi KEL
Petisi ini juga menarik perhatian peraih Piala Oscar Leonardo DiCaprio. Pekan lalu secara khusus DiCaprio datang ke Aceh sebagai bentuk dukungan dan kepeduliannya terhadap KEL.
"Saya tanya ke Leo apa yang membawa kamu ke sini, katanya dia selalu ingin berbuat lebih untuk Sumatera dan Hutan," tutur Farwiza yang mendampingi DiCaprio selama berada di Aceh.
Kepedulian DiCaprio pada lingkungan ditunjukkan dengan mendirikan yayasan lingkungan hidup, Leonardo DiCaprio Foundation, pada 1998.
DiCaprio lewat akun Twitter mempromosikan dukungan serta petisi KEL di retweet hingga 7.700 kali. "Dia mendukung kampanye kita melindungi KEL sebagai aktivis lingkungan Leo punya concern terhadap hutan di Indonesia," ujar Farwiza. (yul/yul)