logo CNN Indonesia

Dukungan Kawasan Ekosistem Leuser Tembus 54 Ribu

, CNN Indonesia
Dukungan Kawasan Ekosistem Leuser Tembus 54 Ribu
Jakarta, CNN Indonesia -- Gerakan Rakyat Aceh Menggugat (GeRAM) menggalang dukungan publik lewat petisi di laman change.org untuk mendesak pemerintah menyelamatkan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL). Petisi yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Gubernur Aceh Zaini Abdullah dan Ketua DPR Aceh Muharuddin, kini telah ditandatangi lebih dari 54 ribu netizen.

Dukungan itu belum mampu membuat pemerintah Aceh memenuhi gugatatan GeRAM. Mereka menuntut agar membatalkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Aceh yang tidak memasukkan KEL yang berfungsi sebagai hutan lindung dalam Kawasan Strategis Nasional (KSN). Pemerintah Aceh juga berencana membuka sebagian besar KEL untuk konsesi usaha budidaya.

GeRAM telah mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Januari lalu. Namun, upaya mediasi sebulan terakhir menempuh jalan buntu.
"Mediasi selama sebulan ini sudah empat kali pertemuan. Sayangnya Respon dari pemerintah Aceh tidak menyambut positif. Minggu lalu sudah ada pernyataan dari kuasa hukum Pemerintah Aceh untuk tidak usah berdialog langsung persidangan saja," ujar Farwiza salah satu penggugat dalam diskusi di Jakarta, Rabu (6/4).

Sedianya, kata Farwiza, hari ini merupakan mediasi terakhir namun Pemerintah Aceh tidak hadir dan mediasi dinyatakan gagal.

Farwiza beserta delapan penggugat lainnya tetap bersikukuh untuk melanjutkan persidangan ke tahap selanjutnya.

GeRAM menilai KEL adalah penyangga kehidupan masyarakat Aceh, jutaan jiwa bergantung pada hutan-hutan di kawan ini untuk air bersih, pertanian, perikanan, dan sumber penghidupan lainnya. Beragam flora dan fauna khas juga hidup di kawasan ini.
Sebelumnya, dalam Peraturan Daerah atau Qanun Tata Ruang Aceh pada tahun 2007 yang melibatkan konsutasi publik, KEL masuk dalam KSN dan berfungsi sebagai hutan lindung.

Tahun 2013, bertukarnya gubernur membuat peraturan itu berganti. "DPR Aceh mengesahkan RTRW baru dan bentuknya sama sekali berbeda dengan yang sudah dikonsultasikan dengan publik," tutur Farwiza yang juga merupakan Ketua Yayasan Hutan Alam dan Lingkungan Aceh.

Dalam keputusan itu nama Kawasan Leuser sudah dihapuskan. Padahal kata Farwiza, KEL memiliki status hukum sebagai kawasan strategis nasional dengan fungsi lindung yang terdapat dalam Undang-Undang No 26 Tahun 2007, Peraturan Pemrintah No 26 Tahun 2008.

"Yang dilakukan pemerintah bukan merapikan tapi malah menghilangkan. Ini mundur beberapa langkah," ucap Farwiza.

Farwiza juga berencana membawa kasus ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi karena menilai pemerintah Aceh memiliki kepentingan dalam masalah ini ketika mengeluarkan peraturan memberikan izin terkait KEL yang bertentangan dengan UU yang ada.

“Peraturan itu menabrak UU diatasnya. Kalau ada UU dilanggar ditabrak pasti ada alasan-alasan tertentu," ungkap Farwiza.

Leonardo DiCaprio Datangi KEL
Petisi ini juga menarik perhatian peraih Piala Oscar Leonardo DiCaprio. Pekan lalu secara khusus DiCaprio datang ke Aceh sebagai bentuk dukungan dan kepeduliannya terhadap KEL.

"Saya tanya ke Leo apa yang membawa kamu ke sini, katanya dia selalu ingin berbuat lebih untuk Sumatera dan Hutan," tutur Farwiza yang mendampingi DiCaprio selama berada di Aceh.

Kepedulian DiCaprio pada lingkungan ditunjukkan dengan mendirikan yayasan lingkungan hidup, Leonardo DiCaprio Foundation, pada 1998.

DiCaprio lewat akun Twitter mempromosikan dukungan serta petisi KEL di retweet hingga 7.700 kali.  "Dia mendukung kampanye kita melindungi KEL sebagai aktivis lingkungan Leo punya concern terhadap hutan di Indonesia," ujar Farwiza.

0 Komentar
Terpopuler
CNN Video