Kepala Dinas Penerangan Angkatan Udara (Kadispen AU) Marsekal Pertama Dwi Badarmanto menyatakan, pesawat-pesawat tersebut akan berunjuk kebolehan dengan berbagai atraksi udara, seperti flypass composite strike pesawat tempur, simulasi serangan udara langsung (SUL), bomb burst, high speed past serta penarikan banner.
"Pada demo composite strike terdapat 16 pesawat tempur, yang terdiri dari empat pesawat Sukhoi Su-27/30, empat pesawat F-16, empat pesawat Hawk 100/200 dan empat pesawat T-50i, akan mendemontrasikan serangan udara strategis (OSUS)," ujar Dwi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua pesawat C130 Hercules juga turut menerjunkan ratusan prajurit Paskhasau dari udara.
Peringatan hari jadi TNI AU ke-70 tahun 2016 ini, menurut Inspektur Upacara, Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna, digelar dengan landasan moralitas, integritas, profesionalitas dan militansi. Mereka pun menegaskan kesiapan untuk mengamankan wilayah dirgantara dalam rangka penegakkan kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Dalam kesempatan ini, turut hadir Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat. (meg)