"Poso dijadikan safe base dan menjadi cikal bakal pembentukan daulah versi mereka (radikalisasi) sendiri," ujar Tito di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (13/4).
Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, Tito berpendapat, wilayah Poso sangat mendukung terbentuknya radikalisasi. Mulai dari situasi masyarakat yang rawan konflik dan juga posisi geografis yang mendukung hal itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Direktur Institute for Policy Analysis of Conflict Sidney Jones mengatakan, Bima merupakan salah satu cabang Jamaah Ansharul Khilafah Islamiyah.
Kelompok ini diduga terlibat dalam ledakan bom Thamrin pada 14 Januari. Sidney menyebut, kelompok ini terinspirasi gerakan ISIS di Suriah. (bag)