Kapolsek Kuta Utara Komisaris I Wayan Arta, setelah menerima laporan tadi malam, petugas segera menyelidiki perkara ini. Selain diperiksa untuk dibuatkan berita acara pemeriksaan, Korban Tamara juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk divisum.
"Kami masih mengejar pelaku dan menelusuri apa motif penganiayaan itu," kata Wayan Arta di Kuta, Jumat (15/4) seperti diberitakan Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tamara mengaku dianiaya di sekitar Jalan Batu Mejan, Kuta Utara. Oleh orang yang berinisial WS itu, Tamara mengaku terus menerus diancam. Saat itu Tamara tengah bersama anaknya di tempat wisata tersebut.
Tamara sempat mengunggah sketsa orang yang disebut telah menganiayanya. Ia meminta orang tersebut diwaspadai. Ia juga berharap kepolisian bisa menghentikan aksi premanisme dan penganiyaan yang menimpa dirinya. (sur/antara)