Penggusuran dimulai pukul 08.00 WIB dengan mengerahkan 600 personel gabungan dari TNI, Polri, dan Satpol PP. Dua backhoe digunakan untuk menghancurkan bangunan yang menjadi tempat tinggal para pelatih dan joki pacuan kuda tersebut.
Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana mengatakan, di lahan seluas 8.000 meter persegi ini nantinya akan dibangun sebagai venue untuk pacuan kuda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bambang memastikan penggusuran akan langsung diselesaikan hari ini. Namun satu bangunan berupa tempat ibadah akan ditunda dulu pembongkarannya. Ia perlu berkoordinasi dengan pihak Pulomas untuk mencarikan alternatif tempat ibadah sebagai ganti pembongkaran.
"Mereka sudah punya kesadaran sendiri untuk pindah ke rusun dari hari Minggu kemarin. Jadi kami hanya membantu untuk angkut barang dari sini ke rusun," katanya. (pit)