Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Khrisna Murti mengatakan, pelaku sengaja pergi ke Surabaya untuk mengamankan diri. AG menumpang di rumah makan Padang Salero Bundo tempatnya dulu bekerja.
"Di sana temannya enggak tahu kalau AG ini habis membunuh orang. Tidak ada perlawanan saat penangkapan, hari ini dibawa ke Jakarta untuk dibuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP)," ujar Khrisna di Mapolda Metro Jaya, Kamis (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain membuang potongan tangan dan kaki korban, kata Khrisna, AG juga sempat berniat membuang potongan tubuh korban ke sungai. Namun belum sempat melakukan aksinya, AG kemudian melarikan diri. Sementara saat disinggung soal motif pelaku, Khrisna enggan menjelaskan lebih jauh.
Sesosok perempuan hamil, Nur Atikah, ditemukan tewas tanpa tangan dan kaki di sebuah rumah kontrakan di Telagasari, Cikupa, Tangerang pada 13 April lalu.
Kepolisian akhirnya menangkap pelaku mutilasi perempuan hamil, yakni AG, di sebuah rumah makan Padang Salero Bundo, Surabaya, Jawa Timur pada Rabu (20/4). Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya orang mirip AG di Surabaya. (utd)