“Sehingga banyak investor asing maupun lokal yang masuk ke kota ini,” kata Kepala Kantor Penanaman Modal Daerah (KPMD) Kota Tangerang Selatan, Oting Ruhiyat, seperti dikutip dari tangerangselatankota.go.id.
Untuk mewujudkan visi itu, KPMD ingin meningkatkan koordinasi dan kerjasama antara pemerintah daerah dan swasta dalam hal penanaman modal di daerah. Investor juga akan difasilitasi dan melakukan promosi potensi sumber daya penanaman modal di kota itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Serta bisa didukung oleh CSR dari beberapa perusahaan swasta yang memang ingin menyumbang. Jadi nantinya komunitas di lingkup RT dan Ormas bisa diberdayakan,” kata Oting.
“Penyedia pertanian bisa dari DPKP, sedangkan kita bisa dari sisi pembiayaan dan pelatihan. KPMD ingin ada pengembangan dan peningkatan,” ujarnya.
KPMD tahun ini juga mulai membentuk kelembagaan untuk Klinik Bisnis dan Investasi. Hal ini untuk pengembangan kepada para UMKM. Nanti di dalamnya akan dibuat pelatihan bisnis.
“Klinik Bisnis dan Investasi ini bekerjasama dengan BPPT, nanti lokasinya akan bergabung dengan pusat UMKM yang akan dibangun oleh Dinas Koperasi,” kata dia.
Dia menjelaskan bahwa ternyata banyak pelaku usaha yang kurang bisa meningkatkan dan mengembangkan usahanya. Biasanya hal ini berbenturan dengan pemasaran, branding, keuangan dan lain sebagainya. KPMD akan membantu mereka menjalankan usahanya, supaya bisa meningkat dan bersaing di pasar bebas ASEAN.
Selain Klinik Bisnis dan Investasi, KPMD juga akan membuat Bisnis Forum. Dimana pelaku usaha akan berkumpul dan membicarakan permasalah-permasalahan yang terjadi dalam setiap bisnis. Forum ini akan mengetengahkan pengusaha sukses yang berbagi cerita sukses kepada pengusaha yang belum berpengalaman.
“Jangan sampai sudah ada usahanya tapi ditinggal begitu saja dan tidak berkembang. Di dalam forum ini nanti mereka saling membantu,” ujar dia.