"Maksud saya, nama Anda kan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, penanggulangan toh. Anda bisa kerja enggak? Enggak juga," kata Ahok setelah rapat penanganan banjir bersama pihak-pihak terkait di Balai Kota Jakarta, Jumat (22/4).
Menurut Ahok, BPBD kerap melempar tugas ke Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan. Ahok juga menuding BPBD hanya aktif di sosial media tanpa ada realisasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Informatika BPBD Bambang Surya menyatakan tidak masalah dengan kritikan Ahok tersebut.
"Kami enggak ada masalah, ini jadi cambuk buat kami," kata Bambang saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (22/4).
Menurut Bambang, BPBD telah menjalankan tugasnya namun hanya terdapat kesalahpahaman.
Bambang mengakui salah satu tugas BPBD adalah menyebarkan informasi, salah satunya melalui twitter.
"Kami informasikan di twitter dengan banyak tujuan, bagi masyarakat biar bisa tahu. Untuk aparat agar bisa kerja dilapangan," ujar Bambang.
Namun permasalahannya, kata Bambang BPBD tidak menginformasikan kembali jika banjir sudah surut. "Ketika berakhir tidak selalu dapat informasi, di mana yang sudah berakhir kami tidak tahu persis," tutur Bambang.
Bambang juga menyebutkan keterbatasan BPBD yang pada setiap kota hanya terdiri dari lima hingga tujuh personel saja. (obs)