Menurut Ketua DPP PDIP bidang kemaritiman Rokhmin Dahuri, rapat kali ini difokuskan untuk menyempurnakan konsep kerja yang telah dimiliki Pemerintah dalam memaksimalkan peluang Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Menurut Rokhmin, kemaritiman merupakan keunggulan komparatif bagi Indonesia khususnya dalam sektor perekonomian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rokhmin menyatakan jika pemerintah benar-benar bisa memaksimalkan potensi kemaritiman dalam pembangunan nasional, sektor-sektor lainnya juga bisa berkembang secara simultan.
Pada akhirnya, kata Rokhmin, pemaksimalan potensi maritim Indonesia bisa menyerap tenaga kerja sekitar 4,5 juta orang.
"Jika sektor kelautan ini digerakan secara profesional InsyaAllah satu per tiga permasalahan bangsa bisa terselesaikan."
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani juga menyatakan industri maritim punya peran besar untuk kelangsungan sektor ekonomi Indonesia.
Karena itu, menurut Puan, rapat koordinasi ini merupakan bentuk sinergi partai bersama dengan visi misi pemerintah dalam memusatkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.
"Sebagai partai pendukung Pemerintah dan fraksi paling besar di DPR, PDIP hrs bisa punya visi dan misi yang sinergi dengan Presiden. Ini merupakan implementasi kami," kata Puan.
Lebih lanjut, Puan mengharapkan hasil rapat koordinasi hari ini dapat menjadi masukan bagi pemerintahan Jokowi dalam memaksimalkan hal tersebut.
Rapat koordinasi kali ini turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Koperasi dan UKMM Puspayoga, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Rencananya Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, dan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya akan turut menghadiri Rakernas PDIP hari ini. Namun Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum PDIP tidak terlihat menghadiri rapat dengan alasan menghadiri peringatan Hari Bumi di Banten. (chs)