Said mengatakan Baasyir malah marah saat anak buahnya meminta dirinya mencoba lebih dulu aksi bom bunuh diri. Menurut Iim, seharusnya Said melihat fakta terlebih dulu. “Said Aqil telah melakukan fitnah. Malah sebaliknya Ustad Abu itu anti dengan aksi kekerasan,” kata Iim ketika dihubungi CNNIndonesia.Com, Rabu (27/4).
Iim menyebut pernyataan Said sebagai omongan tak ada isi. Keluarga besar Baasyir katanya tidak perlu mendengar pernyataan seperti ini. Fakta bahwa pengasuh Pondok Pesantren Ngruki, Solo itu anti kekerasan menurut Iim bisa dilihat dari kejadian teror bom di Sarinah pada 14 Januari silam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alasan Baasyir menolak aksi kekerasan karena Indonesia adalah daerah damai. “Daerah yang harus didakwahi. Kecuali dalam perang bunuh-bunuhan. Itu sikap beliau,” ujar Iim.
Baasyir saat ini tengah meringkuk di Lembaga Permasyarakatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Ia divonis 15 tahun penjara karena diduga terlibat dalam pelatihan militer di Pegunungan Jalin Jantho, Aceh pada 2011 lalu. (bag)