"Saya ingin belajar bersama dan juga berperan bersama untuk kemajuan pendidikan Asean," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia Anies Baswedan saat membuka Forum yang bertajuk 2nd Strategic Dialog of Education Ministers (SDEM), di Bandung, Kamis (28/4).
Mengusung tema Strategy 2035: Innovating, Leading Learning, and Moving Forward Together, forum membahas isu terkini terkait pendidikan, sains, dan kebudayaan di Asean, mengulas permasalahan pendidikan, serta upaya penanganan melalui kolaborasi dan intervensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan semangat kebersamaan, tantangan global yang terus berubah harus dihadapi bersama. Indoesia komitmen untuk itu dan akan terus aktif dalam forum ini," ujar Anies di hadapan Menteri Pendidikan se-Asean.
"Seperti contoh belajar dari Singapura dengan standarnya, Malaysia dengan multibudayanya, dan Indonesia dengan luas wilayahnya," kata General Dapong Ratanusawan.
Pertemuan Menteri Pendidikan se-Asean ini terdiri dari empat sesi diskusi tematik yaitu agenda pendidikan SEAMEO dan Sustainable Development Goals, inovasi dan substansi pembelajaran, pelaku pendidikan dan pelibatan para pemangku kepentingan, agenda tujuh area priotitas SEAMEO untuk tiga tahun ke depan.
Para Menteri Pendidikan akan berbagi pengalaman implemengasi 7 prioritas area SEAMEO yang telah dilaksanakan di negara masing-masing.
Tujuh prioritas SEAMEO itu terdiri dari; mencapai pendidikan universal bagi anak usia dini; mengatasi hambatan pendidikan inklusi; ketahanan dalam memghadapi keadaan darurat; mempromosikan pendidikan keahlian dan kejuruan, serta pelatihan; revitalisasi pendidikan guru; harmonisasi pendidikan tinggi dan penelitian; dan adopsi kurikulum abad ke-21.
Selain berpartisipasi dalam forum ini, Menteri Anies juga berharap agar peserta dapat menikmati Bandung. "Selamat datang di Bandung, saya harap selain mengikuti kegiatan ini, Anda juga dapat menikmati Indonesia, khususnya Bandung." (gil)