“Saya dengar beliau (Tommy) akan maju. Dia kan kader Golkar juga. Kalau mau maju sebagai calon ketua umum harus menunjukkan keseriusannya, kesungguhannya,” ujar Akbar kepada CNN Indonesia.com, Minggu malam (1/5).
Akbar menyatakan sebagai bentuk kesungguhan Tommy sudah harus menyiapkan konsep-konsep, ide atau gagasan dari pemikirannya untuk membawa Partai Golkar pada kemajuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi, ujar Akbar, Tommy juga sudah cukup lama berkiprah di Golkar, termasuk melalui Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR).
Menurut Akbar Tommy layak menjadi calon ketua umum Partai Golkar. “Beliau memenuhi persyaratan. Tinggal sekarang ini sejauhmana kesungguhan dan keseriusannya,” katanya.
Lebih lanjut Akbar mengatakan, nama Tommy saat Munas Golkar di Riau tahun 2009 juga sudah disebut-sebut bakal menjadi menjadi salah satu kandidat ketua umum.
Akbar menilai positif jika Tommy benar maju sebagai salah satu calon saat Munaslub nanti yang akan digelar di Bali pada 23-26 Mei 2016. “Bisa memperkaya bursa calon ketua umum, semakin banyak pilihan. Tentunya nanti dipilih yang terbaik,” ujarnya.
Tommy sebagai putra Presiden RI ke-2 Soeharto disebut-sebut bakal resmi maju sebagi bakal calon ketum Partai Golkar pada Munaslub nanti. Tommy rencananya bakal hadir bersama bakal caketum lainnya dalam acara sosialisasi rencana penyelenggaraan Munaslub Golkar di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (2/5), pukul 13.30 WIB. Dalam acara sosialisasi itu Tommy disebut akan membawa tim suksesnya.
Akbar mengatakan, Tommy harus hadir dalam acara sosialisasi tersebut dengan didampingi tim suksesnya. “Calon ketua umum harus mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan oleh Panitia Pengarah Munaslub,” kata Akbar. (obs/obs)