Keluarga anak buah kapal berkewarganegaraan Indonesia yang disandera kelompok teroris di Filipina pimpinan Abu Sayyaf ikut mendatangi Bandar Udara Halim Perdanakusuma.
"Keinginan saya datang ke sini karena saya lihat dari media," kata Maemunah, nenek dari korban bernama Surianto, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maemunah sempat ditahan di Base Ops Bandara Halim oleh petugas TNI Angkatan Udara.
Di rumah sakit tersebut, menurut rencana, para sandera akan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke rumah mereka masing-masing.
Sebanyak 10 sandera tersebut tiba di Bandara Halim Perdanakusuma pada pukul 23.30 WIB setelah sebelumnya mereka disandera di Filipina selama 35 hari. (obs)