Menurut Ahok, sapaan Basuki, berdasarkan uji coba penghapusan 3 in 1 diketahui sistem tersebut tidak terlalu berpengaruh pada pagi hari.
"Jadi kami akan berlakukan 3 in 1 yang sore. Karena pagi efeknya tidak terlalu banyak," kata Ahok, di Balai Kota, Jakarta, Selasa malam (3/5).
Penghapusan ini mulai akan diberlakukan pada tanggal 15 Mei 2016. Sebelum pemberlakuan penghapusan itu, uji coba penghapusan 3 in 1 masih diberlakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini 3 in 1 sore hari diberlakukan sejak pukul 16.30 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Dalam pemberlakuan 3 in 1 yang khusus malam hari ini, Ahok menyebut waktunya bisa diatur ulang. Misalnya dimulai sejak pukul 16.30 WIB atau pukul 17.00 WIB dan berakhir pada pukul 19.00 atau bahkan hingga pukul 20.00 WIB.
Sementara untuk pertimbangan penghapusan sistem 3 in 1 pada pagi hari karena pengguna jalan tak punya pilihan. Jam kerja kantor yang relatif bersamaan membuat pengguna jalan tak punya pilihan selain harus menerobos kemacetan jalan protokol dengan menyewa jasa joki 3 in 1, atau mencari "jalur tikus".
"Kalau datang pagi, semua orang mengantre," katanya.
Dalam uji coba diketahui bahwa saat 3 in 1 tak diberlakukan, kepadatan kendaraan meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan saat 3 in 1 diberlakukan. (sur)