"Arah Cikampek lalu lintas padat ekor kepadatan di Tol Dalam Kota kilometer 04," kata Kepala Subdirektorat Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Budianto di Jakarta, Kamis (5/5) seperti diberitakan Antara.
Sementara untuk jalur Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) arah Puncak Bogor dilaporkan sudah tidak menampung kendaraan sehingga petugas memutarkan kendaraan setelah Ciawi atau diarahkan ke Sukabumi.
Kepadatan arus kendaraan juga terjadi di Jalan Tol Jakarta arah Karang Tengah, Tangerang dengan ekor antrean pada KM 04.600 atau sekitar Meruya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Humas Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek Iwan Abrianto mengatakan jumlah kendaraan yang melintas itu melebihi lalu lintas normal sebanyak 59.600 kendaraan.
"Dari 13 lajur menjelang GT Cikarang Utama, menjadi hanya empat lajur selepas GT Cikarang Utama sehingga terjadi kemacetan," kata Iwan.
Hanya satu jalur dari arah Cikampek yang dipakai untuk kendaraan yang berasal dari arah Jakarta. Dengan demikian, jalur dari Cikampek yang semula ada empat jalur menjadi lima jalur.
Pemberlakuan rekayasa lalu lintas itu, kata Iwan, efektif mencairkan situasi kemacetan panjang yang terjadi.
"Kalau contraflow tidak diberlakukan, kendaraan tidak akan bergerak, namun dengan rekayasa ini, semua kendaraan bisa bergerak rata-rata 30-50 km/jam," kata Iwan. (sur/antara)