Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI Laksdya TNI Arie Soedewo mengklaim peningkatan keamanan untuk masalah perompakan yang terjadi di jalur laut sudah dilakukan. Meski begitu, pengamanan tersebut belum menjadi prioritas utama.
"Kalau belum ada kejadian, belum bisa kita jadikan prioritas. Ketika sudah kejadian baru semua kewaspadaan kita lakukan," ujarnya di konferensi pers Working Level Meeting di Crowne Plaza, Jakarta Pusat, Rabu (19/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirinya menghimbau masuknya kapal-kapal seperti kapal perang ke negara Indonesia atau negara lainnya harus dengan perizinan yang ketat.
"Kami tidak membicarakan hal tersebut hari ini dan saya juga tidak dapat membicarakan kebijakannya," jelasnya.
Burgos hanya mengatakan bahwa Filipina dan Indonesia sudah memiliki rencana masa depan di bidang kemaritiman. Namun, rencana masa depan tersebut baru sebatas pemeliharaan lingkungan laut. (pit)