Syarif beralasan, Gerindra belum memiliki mitra koalisi untuk dapat mengusung calon orang nomor satu Jakarta. "Lucu kalau kami menetapkan satu nama sekarang, tapi belum dapat mitra koalisi," ujarnya di Jakarta, Senin (23/5).
Menurut Syarif, Gerindra masih harus mengintensifkan komunikasi dengan belum parpol-parpol lain. Kursi yang dimiliki Gerindra tidak memungkinkan partai itu mengusung calon kepala daerah Jakarta sendirian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat ini, penjaringan yang dilakukan Gerindra sudah memasuki tahap evaluasi akhir. Pada 30 Mei mendatang, Sjafrie menyebut tim penjaringan akan menyerahkan tiga nama ke Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan anggota Dewan Pembina Gerindra lainnya.
Selain Sjafrie dan Sandiaga, pengacara sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra disebut juga turut diperhitungkan oleh pimpinan Gerindra.
"Nanti DPP, ketua umum, sekaligus dewan pembina yang punya hak menentukan satu nama," ucap Syarif.
Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah Partai Gerindra DKI Jakarta Abdul Ghoni Gerindra DKI menyebut Gerindra akan memasangkan Sjafrie dan Sandiaga dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Pasangan ini disebut mampu mengalahkan calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (abm)