Tim SAR gabungan menemukan keduanya selamat meski dalam kondisi lemah. Seperti diberitakan Antara, keduanya ditemukan di kawasan air terjun Boto, Tawonsongo, Pasrujambe, sekitar pukul 16.05 WIB, Selasa (24/5).
Supriyadi dan Zirli mendaki ke Semeru bersama empat orang rekannya pada Selasa (17/4) pekan lalu.
Dalam keterangan sebelumnya, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Purwanto mengatakan, rombongan bertolak menuju puncak Semeru melalui jalur Ranu Pani di Kecamatan senduro, Kabupaten Lumajang, menuju Ranu Kumbolo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rombongan berangkat dari Ranu Kumbolo pada hari Rabu (18/5) menuju ke Pos Kalimati. Perjalanan menuju puncak Semeru, Mahameru dilakukan pada Kamis (19/5).
Supriyadi dan Zirli selanjutnya terpisah dari empat rekan mereka yang lain. "Ketua rombongan awalnya menunggu di Watugedhe, namun dua orang itu juga tidak turun hingga mereka turun ke Kalimati dan melaporkan kepada komunitas sahabat volunteer semeru (saver) tentang hilangnya dua kawannya itu," kata Purwanto. (sur)