“Kami periksa dengan melibatkan dokter RSUP Sanglah dan KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan),” kata Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV Yusfandri Gona di Kuta, Kabupaten Badung, Bali, seperti dipansir Antara, Jumat (27/5).
Pemeriksaan itu juga bakal meliputi pengecekan kejiwaan terhadap Gerrard yang mendarat di Bali kemarin sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pesawat AirAsia X bernomor penerbangan XT-823 itu, Gerrard berbicara kasar dengan suara keras kepada kru dan penumpang. Ia tak juga tenang meski telah diingatkan awak kabin, hingga akhirnya dilaporkan ke pilot.
Tindakan Gerrard, menurut Yusfandri, masuk kategori berbuat onar dan tidak dapat dikendalikan sehingga berpotensi menggaggu penerbangan.
Itu bukan kali bertama ada penumpang berulah dalam penerbangan menuju Bali. Tahun 2014, seorang pria ditangkap aparat karena menggedor-gedor pintu kokpit saat pesawat Virgin Airlines mengudara dari Brisbane Australia menuju Denpasar.
Pemeriksaan terhadapnya kemudian menunjukkan lelaki itu dalam kondisi mabuk.
Belum lama ini, seorang penumpang dari Hong Kong juga mengancam keselamatan penerbangan karena kedapatan merokok dalam pesawat Citilink dari Surabaya menuju Denpasar. (agk)