"Kebocoran diakibatkan lambung kiri haluan yang terkena sebuah benda di bawah permukaan air," ucapnya melalui aplikasi pesan singkat.
Edi menuturkan, kebocoran itu tidak menyebabkan kapal perang jenis korvet tersebut karam. Ia berkata, Dinas Penyelaman Bawah Air dan otoritas Pangkalan Utama TNI AL I membantu kapal tersebut ke merapat ke Belawan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat kondisi itu, kata Edi, gelombang angin mempengaruhi pekerjaan menutup bagian bawah kapal yang bocor. "Saat ini sedang di-recovery," tuturnya.
Menurut informasi yang dihimpun, KRI Pati Unus menabrak bangkai kapal di lokasi bouy 2 alur Belawan.
Seluruh komandan beserta anak buah kapal KRI Pati Unus diberitakan selemat. Setelah menyisir awak akal, para personel TNI ketika itu langsung menyelamatkan peralatan di atas kapal.
KRI Siwar dari Lantamal I serta Satuan Polisi Air dan Sea Readaer Tanjung Balai Asahan disebut turut serta dalam operasi evakuasi KRI Pati Unus. (abm)