Anggaran tambahan ini, menurut Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono, kembali diprioritaskan sebagai tambahan dana penanganan kebakaran hutan dan lahan gambut mulai dari tingkat pencegahan, penanganan, hingga pemulihan lahan.
"Rp650 miliar kembali jadi prioritas penanganan kebakaran hutan, agar bagaimana membangun sistem penanggulangan hingga ke tingkat tapak (desa) lebih optimal," ujar Bambang di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait pemulihan lahan yang telah rusak, Bambang menyatakan KLHK terfokus pada aspek rehabilitasi lahan, termasuk penghijauan pada areal-areal hutan yang menjadi tanggung jawab pemerintah, misal areal konservasi.
Pengalihan anggaran sebesar Rp650 miliar itu ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri LHK No 11/Tahun 2016 mengenai pengalihan alokasi anggaran belanja KLHK.
"Rp650 miliar ini sebelumnya dialokasikan untuk pengadaan helikopter operasional, sekarang diprioritaskan menjadi penanggulangan dan pemulihan kebakaran hutan," kata Bambang.