Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristianto mengatakan sejauh ini PDIP masih tetap menghormati pilihan Ahok untuk memilih jalur independen dalam Pilkada mendatang.
"PDIP menghormati jalan perseorangan, tapi saat bersamaan karena beliau juga Gubernut, tugas PDIP memberikan dukungan sampai tugasnya dinyatakan selesai," ujar Hasto dalam peluncuran buku 'Birokrasi Digital' yang ditulis Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly di Gedung Kemeterian Hukum dan HAM, Jakarta, Senin (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya Ibu Mega sayang dengan Ahok. Tapi tugas kami menyiapakan peta politik dan skenario politik ke depan," ujar Hasto.
PDIP disebut berminat mengunsung Ahok pada pemilihan itu, dan memasangkannya kembali dengan Djarot Saiful Hidayat.
Beberapa hari lalu, spanduk bernuansa Ramadhan berfoto Ahok dan Djarot terlihat terpasang di Gedung DPR. Tak mau ambil pusing, Ahok menegaskan akan tetap maju lewat jalur independen pada Pilkada DKI Jakarta tahun depan.
Ahok menegaskan, keinginannya maju dalam Pilkada melalui jalur independen sudah bulat. Target 1 juta KTP warga Jakarta sebagai selah satu syarat dukungan hampir dicapai.
Dalam pengumpulan KTP itu, relawan Teman Ahok memasangkan Ahok dengan Heru Budi Hartono, Kepala Badan Pemeriksa Keuangan dan Aset Daerah saat ini. (pit)