Jessica, menurut pengacaranya, berencana mencari pekerjaan di Indonesia setelah kesulitan mendapat pekerjaan tetap di Australia. Sementara keluarga Jessica telah menetap di Australia sejak tahun 2005. Mereka membeli rumah di Sydney, dua kakak Jessica sudah menyandang status warga negara Australia.
Sekembalinya ke Indonesia, Jessica menempati kediaman lama keluarganya di Sunter Icon, Jakarta Utara. Ia pun menghubungi kawan-kawannya semasa di Australia yang telah lebih dulu kembali ke Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan pertama berlanjut ke pertemuan kedua yang berlangsung di Restoran Olivier, Grand Indonesia Shopping Town, Thamrin, Jakarta Pusat, 6 Januari 2016. Pada temu kangen kali itu, satu lagi sahabat mereka ikut, Hani.
Kopi maut
Pada hari pertemuan yang telah ditetapkan, Jessica tiba dua jam lebih awal dari waktu yang ditentukan. Dia lantas memesan es kopi vietnam sesuai permintaan Mirna, dan cocktail serta fashioned fazerac untuk dia dan Hani.
Tragis, es kopi vietnam itu ternyata menewaskan Mirna. Hasil uji laboratorium forensik Mabes Polri menunjukkan, kopi itu dibubuhi tiga gram racun sianida, dosis yang dapat menewaskan lima orang sekaligus.
Kematian Mirna langsung menyita perhatian publik, sebab pembunuhan dengan sianida amat jarang terjadi di Indonesia.
Usai minum kopi bersianida itu, Mirna menurut saksi mata sempat terkejut. Dalam prarekontruksi yang digelar Kepolisian di Restoran Olivier, Hani memperagakan reaksi Mirna usai menyesap kopi.
Mirna berulang kali berkata "It's awful, it's so bad" sembari merintih kesakitan. Mirna lantas kejang dan mengeluarkan buih pada mulut sebelum akhirnya kolaps dan dibawa ke rumah sakit. Nyawanya tak tertolong.
Jessica yang tiba lebih dulu di Olivier, menyatakan tak bersalah. “Saya tidak menaruh apa-apa di kopi Mirna. Saya benar-benar tidak menaruh apa-apa,” kata dia, 20 Januari.
Jessica mengatakan ia datang lebih awal ke Olivier untuk menghindari 3 in 1. "Saya merasa tidak bersalah. Kalau memang saya enggak berbuat, saya enggak perlu membela diri."
Hari ini, setelah berkas perkaranya sempat bolak-balik antara Polda Metro jaya dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Jessica dijadwalkan menghadiri sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.