Hal itu berdasarkan surat Presiden Joko Widodo kepada parlemen hari ini, Rabu (15/6), terkait calon Kapolri.
"Surat tersebut berisi Presiden meminta pencalonan Komjen Tito Karnavian, satu-satunya, menjadi calon Kapolri menggantikan Jenderal Badrodin Haiti," kata Ade di Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setelah itu diproses di Komisi III untuk fit and proper test," kata Ade. Uji kepatutan dan kelayakan itu kemungkinan digelar 22 Juni.
Sementara Ketua Komisi Kepolisian Nasional Luhut Binsar Panjaitan enggan menanggapi pernyataan Ade soal Tito sebagai calon tunggal Kapolri.
"Oh, gitu dia bilang. Ya sudah," kata Luhut di Kantor Presiden.
Luhut sebelumnya mengatakan nama calon Kapolri akan diserahkan kepada Jokowi pekan depan. Setelah mendapat persetujuan Jokowi, nama itu diserahkan ke DPR untuk diuji kelayakan dan dimintai persetujuan melalui rapat paripurna.