Romo Aloysius Budi Purnomo selaku pihak Paroki Gereja Kristus Raja, sekaligus panitia lokal menyayangkan adanya penolakan dari beberapa ormas Islam di Kabupaten Semarang. Padahal, pihaknya sendiri tidak merasa keberatan sama sekali untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Gereja Kristus Raja sendiri terletak di Ungarang, Kabupaten Semarang.
"Dalam konsep acaranya pun, buka puasa ini juga mengundang tokoh dan umat lintas agama, serta mereka yang tidak mampu," kata Romo Budi di Semarang, Rabu (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Romo menuturkan panitia pusat dan lokal akhirnya memutuskan untuk memindahkan tempat di salah satu gereja lain di Kawasan Pudakpayung, Kota Semarang. Selama 3 tahun berturut-turut, acara sahur dan buka puasa bersama lintas agama dan kaum miskin yang digagas mantan Ibu Negara itu sebenarnya berjalan dengan aman. Lokasi buka puasa yang digunakan pun bervariasi yakni masjid, klenteng dan gereja.
(asa)