Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menuturkan, lembaganya akan mengadakan rapat pimpinan parlemen pagi hari ini dan rapat Badan Musyawarah atau pimpinan fraksi sebelum memproses surat Jokowi di sidang paripurna.
"Agak siang sedikit, kami sudah minta persetujuan rapat paripurna, pembahasan Kapolri diberikan di Komisi III," ucapnya, malam kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasal 11 ayat 2 pada beleid itu mengatur, presiden menarik dan mengajukan kembali nama calon Kapolri apabila DPR menolak usulan sebelumnya.
Fahri menyebut keputusan Jokowi memilih Tito membuat parlemen terkejut. Meski demikian, dia menilai dipilihnya Tito merupakan isyarat baik dari presiden untuk memberi percepatan reformasi dalam tubuh kepolisian.
Menurut Fahri, membangun dan mempertahankan soliditas internal Polri merupakan tantangan Tito saat menjabat sebagai Kapolri. Pemberantasan korupsi di lingkungan kepolisian, kata dia, juga isu utama Tito.
"Tito pasti bisa meyakinkan senior untuk bersama-sama. Presiden sudah ambil keputusan, mungkin dewan setujui," kata Fahri.
Tito Karnavian merupakan calon Kapolri termuda di antara jenderal bintang tiga polisi lainnya. Karier lulusan terbaik Akademi Kepolisian tahun 1987 itu terbilang cepat karena mampu menempati posisi strategis dalam waktu singkat.
Tercatat jabatan Kapolda Papua, Kapolda Metro Jaya dan terakhir Kepala BNPT, sebelum menjadi Kapolri, dapat diraih hanya dalam waktu empat tahun sejak 2012 hingga saat ini.