"Jangan diadu lah, kami kompak kok. Nanti mencalonkan ini, itu, bikin gaduh lagi," ujar Hendrawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/6).
Hendrawan berkata, dalam memilih calon kapolri, Jokowi telah memiliki pertimbangan tersendiri, sehingga akhirnya menunjuk Tito.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Uji kepatutan dan kelayakan, kami serahkan ke teman-teman Komisi III," tambah dia.
Namun, dia tak menampik PDI Perjuangan pun turut memberi masukan nama kepada Jokowi. Bahkan, dia mengklaim Tito menjadi salah satu nama yang diusulkan.
Sementara, rekan separtai di Komisi III, Masinton Pasaribu menilai, perlompatan antara Tito dan para seniornya saat ini akan menjadi turbulensi dalam tubuh kepolisian. Menurutnya, akan ada yang merasa terlangkahi sehingga berdampak pada kinerja.
"Kalau terjadi guncangan yang hebat atau ada penolakan angkatan. Tapi dalam pandangan dan harapan saya semoga landai saja," kata dia.
(obs)