“Mengenai tuduhan ada ABK yang terluka, saya sudah komunikasi dengan Pangab (Panglima TNI) dan Kepala Staf AL. Tidak ada yang terluka," kata Retno dalam rapat kerja dengan Komisi I Bidang Pertahanan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/6).
“Total tujuh ABK dalam keadaan baik dan tidak ada yang terluka,” tegas Retno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara komunikasi kapal ditemukan dalam keadaan rusak, diduga dirusak oleh para ABK kapal itu sendiri.
Kapal China yang terkena tembakan kapal perang TNI Angkatan Laut. (Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut) |
"Namun permintaan tersebut diabaikan dan kapal ikan asing menambah kecepatan," ujar Retno.
Akhirnya setelah beberapa jam memburu kapal-kapal asing itu, kapal perang RI melepas tembakan peringatan ke udara dan laut. Tembakan itu, ujar Retno, sesuai prosedur.
"Apa yang dilakukan TNI AL adalah bagian pelaksanaan law enforcement dalam melaksanakan hak berdaulat di ZEE kita," ujar dia.
Kementerian Luar Negeri China mengklaim satu nelayan mereka terluka dalam insiden di Natuna itu, dan karenanya mereka melayangkan protes ke pemerintah Indonesia. Nelayan itu, menurut Juru Bicara Kemlu China Hua Chunying, dibawa ke Pulau Hainan untuk dirawat.
Sementara Presiden Jokowi melalui juru bicaranya, Johan Budi Sapto Prabowo, sore ini di Istana Kepresidenan menyatakan kedaulatan negara harus dijaga tanpa mengurangi hubungan baik dengan semua negara.
"Kedaulatan itu nomor satu, harga mati, dan harus dipertahankan," kata Johan, menyampaikan pesan Jokowi kepada Retno dan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan.
Luhut berkata pemerintah Indonesia saat ini tengah mencari solusi dengan melibatkan ahli hukum laut internasional.
Kapal China yang terkena tembakan kapal perang TNI Angkatan Laut. (Dok. Dinas Penerangan Angkatan Laut)