"Maka berdasarkan pandangan dan catatan-catatan, akhirnya seluruh anggota komisi III secara mufakat menyetujui pemberhetian dengan hormat Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan menyetujui pengangkatan Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo, Kamis (23/6).
Lihat juga:LIVE: Menguji Calon Kapolri Tito Karnavian |
Tito menjawab 25 pertanyaan tersebut secara lugas. Sesekali senyum dan tawa dilontarkan Tito saat menjawab pertanyaan dari anggota dewan, seperti ketika menjelaskan keterkaitan namanya yang disebut dalam kasus 'Papa Minta Saham'.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Tito mengaku sempat tidak nyaman mengenai perbedaan angkatan yang cukup jauh dengan para seniornya. Tito merupakan lulusan angkatan 1987, dan masih ada sembilan jenderal yang berada di atasnya.
Tito menekankan reformasi internal dalam pemaparannya. Namun, dia mengakui akan fokus dalam reformasi kultural, karena hal itu yang selama ini menjadi sorotan dan membuat ketidakpercayaan masyarakat kepada kepolisian.
Sebelum melakukan uji kepatutan dan kelayakan pada hari ini, Komisi III telah mengunjungi kediaman Tito kemarin. Mereka menilai Tito tidak hidup mewah bersama keluarganya.
Kini, Tito menunggu peresmian dalam rapat paripurna pekan depan. Setelah itu, Tito akan diangkat Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri. (yul)