Yohanna menyatakan mengikuti proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) untuk calon Kapolri melalui media massa. Ia pun mengapresiasi Tito karena telah menyinggung masalah perdagangan manusia.
"Saya apresiasi beliau. Dan saya harap Kapolri baru bisa bantu kami soal perdagangan manusia," ujar Yohanna dalam acara buka bersama di rumah dinasnya, Jakarta Selatan, Kamis (23/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Rektor Universitas Cendrawasih ini berencana untuk segera mengirim surat resmi pada Tito. Ia menilai hal tersebut perlu dilakukan untuk memperkuat komunikasi dan kerjasama dalam mengatasi masalah perempuan dan anak.
"Maka berdasarkan pandangan dan catatan-catatan, akhirnya seluruh anggota komisi III secara mufakat menyetujui pemberhetian dengan hormat Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan menyetujui pengangkatan Komjen Tito Karnavian sebagai Kapolri," kata Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo.
Selama pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan, Tito mendapat 25 pertanyaan dari sepuluh fraksi di Komisi III. Tercatat, empat poin yang sering ditanyakan adalah mengenai penanganan terorisme dan pelanggaran HAM, perbedaan angkatan, reformasi internal, serta konflik agama.