"Tidak ada toleransi terkait kelayakan kendaraan yang mengangkut penumpang. Harus layak, tidak boleh bobrok," kata Djarot saat memimpin Apel Gabungan Pengendalian Arus Mudik dan Arus Balik Lebaran 2016, di Monas, Jakarta Pusat pada Jumat (24/6).
Dia pun meminta jajarannya bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk memastikan seluruh pengemudi angkutan mudik Lebaran 2016 dalam kondisi sehat. Pemeriksaan urine dan darah wajib dilakukan sebelum supir mengemudikan angkutannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, bagi pemudik yang hendak meninggalkan kendaraan, Djarot menyarankan untuk menitipkannya di kantor milik pemerintah daerah terdekat, seperti kelurahan atau kecamatan. Dia menegaskan penitipan kendaraan tidak akan dikenakan biaya alias gratis.
"Lapor saja ke lurah atau camatnya, sebutkan nama, alamat, dan jenis kendaraannya apa," ujar dia.
Lihat juga:Cara agar Anak Tidak Mabuk saat Mudik |