Ketua Presidium DKN Agus Justianto mengatakan, lembaganya menggelar ajang lima tahunan tersebut untuk mengoptimalkan partisipasi publik dalam pengelolaan hutan.
"Ini adalah upaya para rimbawan dan pemerhati kehutanan untuk menjaga perhatian publik bahwa kehutanan merupakan sektor yang sangat penting," ujarnya di Jakarta, Senin (27/6) kemarin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Kepala Dinas Kehutanan Papua, Martin Kayoi, mengatakan KKI vital untuk mewadahi inovasi atas permasalahan pengelolaan hutan.
KKI sebelumnya diselenggarakan tahun 2011. Pada penyelenggaraan itu, tercapai kesepakatan bersama untuk memperbaikan tata kelola kehutanan.
Kesepakatan itu, antara lain, tertuang pada rumusan Garis-Garis besar Haluan Kehutanan (GBHK) Indonesia periode 2011 hingga 2016. Sejumlah rekomendasi terkait fokus pembangunan kehutanan dan peran masing-masing pemangku kepentingan juga muncul pada KKI tersebut.