Ketua Pengurus Masjid Raya Sumbar Yulius Said mengatakan, rencana Jokowi salat ied di Padang sudah dipastikan. "Gubernur Irwan Prayitno telah menelepon saya dan mengatakan bahwa Presiden positif shalat Idul Fitri di Masjid Raya Sumbar," kata Yulius di Padang, Jumat (1/7) seperti diberitakan Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk antisipasi hujan turun, lantai dua dan tiga masjid bisa digunakan jamaah yang ada di luar masjid. Pengurus masjid menyiapkan alas tikar bagi jemaah yang ada di luar masjid.
"Kami telah mengirimkan surat ke kantor-kantor tersebut untuk dapat memberikan izin agar lingkunganya dijadikan lahan parkir," ujar Yulius.
Arus lalu lintas dari arah masjid ke Air Tawar rencananya akan ditutup karena digunakan untuk parkir kendaraan.
Berdasarkan surat edaran Pemerintahan Provinsi Sumbar, awalnya Presiden akan melaksanakan Salat Idul Fitri di lapangan Kantor Gubernur, namun akhirnya dipindahkan ke Masjid Raya Sumbar.
Alternatif sebelumnya adalah Lapangan Bukittinggi. Namun setelah adanya pertemuan di Jakarta akhirnya diputuskan di Masjid Raya Sumbar.
Sementara itu Kepala Bagian Protokoler Pemprov Sumbar Kuswandi mengatakan, tidak ada lagi perubahan rencana kedatangan presiden untuk salat Ied di Padang.
"Pada 2 Juli 2016 kami akan melakukan rapat finalisasi persiapan kedatangan Presiden," katanya.
Tahun 2015, Jokowi juga menggelar salat ied di luar Jakarta. Ia juga tidak mudik saat lebaran. Jokowi tahun lalu memilih Banda Aceh sebagai tempat salat ied. (sur/antara)