"Hingga saat ini, intensitas hujan di wilayah Cilacap masih tergolong tinggi sehingga pemudik yang melewati jalur selatan Jateng diimbau untuk waspada dan hati-hati saat terjadi hujan," kata Kepala (Kalakhar) Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy, di Cilacap, pada Sabtu (2/7), seperti yang dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Oleh karena itu, kami mengimbau pemudik khususnya yang bersepeda motor untuk hati-hati dan waspada saat terjadi hujan, lebih baik cari tempat berteduh dan melanjutkan perjalanan setelah reda," ujar Tri.
Menurut Prasetyo, titik rawan longsor dan ambles itu tersebar di antara Karangpucung (Cilacap), Lumbir, dan Wangon.
"Ruas jalan antara Karangpucung dan Wangon banyak terdapat tikungan tajam, terutama di wilayah Lumbir. Oleh karena itu, pemudik harus berhati-hati terutama saat terjadi hujan," katanya.
Sementara itu, Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Teguh Wardoyo, memperkirakan wilayah Jateng selatan masih berpotensi terjadi hujan, dengan intensitas ringan, sedang dan lebat.
Menurut Teguh, potensi hujan tersebut diperkirakan terjadi pada sore hingga malam hari.
"Oleh karena itu, pemudik bersepeda motor yang memasuki jalur selatan Jateng pada sore menjelang malam hari diimbau untuk waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan. Kalau perlu, cari tempat berteduh jika sudah ada tanda-tanda turun hujan," kata Teguh.
(ard/ard)