Empat bintang kehormatan yang diberikan kepada Badrodin ialah tanda kehormatan Bintang Yudha Dharma Utama, Bintang Kartika Eka Paksi Utama, Bintang Jalasena Utama, dan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama.
"Penghargaan atas jasa dan pengorbanan dalam pembangunan TNI, khususnya membina hubungan baik Polri dan TNI dalam pelaksanaan tugas sehari-hari maupun dalam tugas operasi demi tegaknya NKRI," ujar Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melalui keterangan tertulis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bintang Jalasena dan Bintang Swa Bhuwana Paksa serupa dengan Bintang Kartika Eka Paksi, namun masing-masing dikeluarkan oleh TNI Angkatan Laut dan TNI Angkatan Udara.
Gatot berpendapat, Badrodin ialah orang cerdik dan positif dalam bertugas, terutama menyangkut TNI. Di bawah kepemimpinan Badrodin, ujarnya, hubungan TNI dan Polri makin solid.
"Jika melihat ke belakang, banyak sekali kejadian dan tugas yang kurang harmonis, tetapi ketika Pak Badrodin menjadi Kapolri justru semakin hari hubungan antara TNI-Polri semakin harmonis," ucap Gatot.
Dua bulan lalu, Badrodin menganugerahi Bintang Bhayangkara Utama, penghargaan tertinggi di institusi Kepolisian, kepada Gatot Nurmantyo. Penganugerahan didasarkan pada Surat Keputusan Presiden tertanggal 10 Februari.
Penghargaan serupa juga diberikan kepada tiga kepala staf TNI, yakni KSAD Jenderal Mulyono, KSAL Laksamana Ade Supandi, dan KSAU Marsekal Agus Supriatna.
Gatot kala itu menyebut penghargaan yang diterima dia dan pemimpin tiga matra TNI sebagai penghargaan untuk seluruh prajurit TNI.