Bahkan sejak semalam, masih banyak pemudik yang masih mengantre dan belum mendapat kesempatan menyeberang ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendaraan pemudik terdiri dari bus, sepeda motor dan kendaraan pribadi.
Ibu Sri, yang rumahnya hanya 20 meter sebelum Pelabuhan Gilimanuk menuturkan, antrean di sana telah terjadi sejak tiga hari terakhir.
Ia juga mengatakan kalau kali ini tidak ada kapal penyeberangan khusus yang mengangkut sepeda motor, seperti mudik tahun-tahun sebelumnya.
"Dulu sempat ada kapal penyeberangan yang khusus mengangkut sepeda motor berkapasitas 500-1.000 unit sepeda motor, sehingga antrean tidak sepanjang ini," kata Sri.
Berdasarkan catatan Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom) Provinsi Bali, di Pelabuhan Gilimanuk disiagakan 52 unit kapal penyeberangan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, yang berkapasitas mengangkut 70.273 penumpang, 20.336 unit sepeda motor dan 7.474 kendaraan roda empat.
(ard/ard)