Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, Wirawan Hario Yudho, mengimbau warga maupun pendatang untuk memarkir kendaraan di luar lokasi pariwisata. Lembaganya, kata dia, telah mempersiapkan kantong parkir alternatif untuk mencegah kemacetan.
"Lebih baik parkir di luar Malioboro daripada harus berputar selama berjam-jam hanya untuk mencari lokasi parkir yang kosong," ujar Wirawan, Selasa pagi tadi, seperti dilansir Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lahan parkir publik itu berada di Jalan Abu Bakar Ali, Jalan Senopati dan kawasan Ngabean. Warga Yogyakarta dan wisatawan biasanya juga dapat memanfaatkan lahan parkir di pusat perbelanjaan dan tepi jalan umum.
Pemerintah Kota Yogyakarta memperkirakan 4,3 juta wisatawan akan datang ke wilayah mereka selama musim libur lebaran. Puncak turisme itu disebut akan terjadi mulai H+2 lebaran.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti meminta masyarakat yang tidak hendak berwisata menghindari simpul-simpul turisme, termasuk Jalan Malioboro.
"Jika memang tidak memiliki kepentingan apapun di Malioboro, lebih baik menghindari jalur tersebut. Beri kesempatan kepada wisatawan dari luar daerah yang memang ingin menghabiskan masa liburannya di Malioboro," tuturnya.