"Ini bom yang dibuat pada Januari atau Desember lalu, dari sisi usia hampir sama dengan yang lalu," kata Badrodin di Markas Besar Polri, Jakarta pada Rabu (6/7).
Menurutnya, bom itu dirakit oleh kelompok Jamaah Anshar Daulah Khilafah Nusantara (JAKDN). Nur Rohman, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, adalah rekan dari Abu Muzab dan Ali, terduga teroris yang telah ditangkap Detasemen Khusus 88/Mabes Polri pada 23 Desember 2015.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, jenderal polisi bintang empat itu tidak menutup kemungkinan bahwa bom yang meledak di Mapolresta Surakarta kemarin merupakan rakitan baru. Nur Rohman menjadi pemain tunggal dengan mempelajari cara merakit bom dari berbagai situs internet.
Diberitakan sebelumnya, bom bunuh diri meledak di Mapolresta Solo pada pukul 7.35 WIB, pagi tadi. Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar berkata, ketika itu personel kepolisian setempat sedang apel pagi.
"Lalu ada seorang yang masuk menggunakan motor dengan memaksakan diri menerobos lalu yang bersangkutan meledakkan diri," kata Boy. (pit)