Menurut Badrodin, salah satu penyebab terjadinya kemacetan parah karena sempitnya ruas jalur bagi kendaraan yang hendak keluar dari pintu keluar tol yang belakangan namanya dipelesetkan sebagai 'Brexit' itu.
Meski terdapat sembilan loket pembayaran yang disediakan di gerbang tol, kata Badrodin, hanya ada dua ruas jalur yang tersedia untuk menampung lajur antrean kendaraan pemudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di samping itu ada juga pasar tumpah di sekitar lokasi tersebut," ujar jenderal polisi bintang empat itu menambahkan.
Untuk menghindari kemacetan parah kembali terulang, Badrodin menyarankan masyarakat untuk memilih jalur alternatif lain saat arus balik nanti. Jalur Selatan dan Jalur Tengah menjadi alternatif yang dapat digunakan pemudik untuk mengantisipasi kemacetan di Tol Cipali.
Badrodin memprediksi kemacetan saat arus balik akan terjadi di sejumlah titik di Jawa Tengah, kemudian sebelum memasuki pintu tol Brebes Timur, dan di Cikarang Utara, Bekasi.
"Manfaatkan jalur lain, jangan semuanya menumpuk di Tol Cipali," katanya.
Badrodin junga mengimbau masyarakat menghindari pulang dari kampung halaman secara bersamaan dengan pemudik lainnya. Menurut Badrodin, masyarakat sebaiknya kembali ke ibu kota pada H+2 atau H-3 Lebaran.
"Jangan semuanya hari Minggu, nanti terjadi penumpukan," tuturnya. (gil)