Assistent Vice President Corporate Communication PT Jasa Marga, Dwimawan Heru Santoso, memperkirakan kendaraan yang masuk ke gerbang tol itu akan berjumlah lebih dari 115 ribu unit. Angka itu meningkat 52,05 persen dibanding volume lalu lintas harian.
Pada puncak arus balik, kata Dwimawan, kendaraan pemudik diperkirakan akan melewati jalur utara, tengah, selatan dan barat. Kendaraan roda empat yang akan melintasi Gerbang Tol Cimanggis Utama Jalan Tol Jagorawi diprediksi mencapai 81 ribu unit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan pada saat arus balik, Jasa Marga telah membuat empat strategi. Pertama, pemberlakuan sistem buka tutup tempat istirahat (rest area) di ruas tol Jakarta-Cikampek.
Tak hanya itu, PT Jasa Marga juga akan mengarahkan kendaraan yang akan melintas di Gerbang Tol Cikarang Utama 2 dan 3 keluar Gerbang Tol Cikarang Barat 2. Mobil-mobil itu kemudian diminta bergerak menuju Jakarta melalui Gerbang Tol Cikarang Barat 4.
Terakhir, PT Jasa Marga akan mengatur secara khusus lalu lintas kendaraan di KM 66 yang merupakan pertemuan arus dari Purbaleunyi dan arus dari Cikampek.
"Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati, menggunakan jalur alternatif serta memastikan perbekalan makanan dan BBM yang cukup," kata Dwimawan dalam keterangan tertulis.
Dwimawan menuturkan, transaksi di gerbang tol akan dibuat mengalir lebih cepat dan praktis dengan memaksimalkan penggunaan e-Toll Card sebagai alat pembayaran.