Rencananya, berkas tersebut akan diserahkan ke Kejaksaan Agung besok.
"Berkasnya besok kami kirim ke Kejaksaan," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Agung Setya, di Markas Besar Polri, Jakarta, Kamis (21/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka terdiri dari enam produsen, sembilan distributor, dua pengumpul botol, satu pencetak label vaksin, dua bidan, dan tiga dokter.
Menurut Agung, demi memudahkan proses penuntutan dan persidangan, 23 orang tersangka itu telah dibagi ke dalam empat berkas.
Lebih dari itu, dia menyampaikan bahwa penyidik kepolisian telah memeriksa 47 saksi dari berbagai pihak, mulai dari distributor vaksin, perawat, hingga dokter.
Terkait waktu penanganan kasus yang lama, Agung mengatakan hal itu disebabkan banyaknya pihak yang terjerat dan luasnya jangkauan penyebaran. (rel)