Dia menuturkan dirinya berencana mengumpulkan dana Pemilihan kepala Daerah (Pilkada) 2017 dengan meminta sumbangan para pendukungnya. Pembukaan rekening bank, sambungnya, akan dilakukan setelah pencalonannya sudah diresminkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Baru kami buka rekening bank, mudah diaudit sama KPU, sesuai dengan prosedur yang berlaku," kata Ahok, sapaan akrab Basuki, di Balai Kota, Jakarta, Jumat, (22/7).
Lihat juga:Ahok Bantah Ada Keretakan di Teman Ahok |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumbangan dari perseorangan adalah sebesar Rp50 juta dan harus dilengkapi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Sumbangan terbesar, diperolehnya dari perusahaan yang dibatasi hingga Rp500 juta.
Pada Selasa, Ahok menyatakan dirinya akan meminta sumbangan sebesar Rp10 ribu kepada para sekitar 1 juta lebih pendukungnya. Pendukung yang dimaksud adalah yang menyerahkan kartu identitas mereka kepada relawan Teman Ahok dalam gerakan Satu Juta KTP untuk Ahok.