“Kami lihat apakah nanti bisa ada abolisi atau amnesti, tergantung kasusnya. Kami akan lihat satu per satu," ujar Luhut di Gedung Kemenpolhukam Jakarta, Jumat (22/7).
Luhut menjelaskan, saat ini pemerintah masih mempelajari dan melihat keterlibatan masing-masing pengikut Santoso. Pemerintah belum bisa memastikan apakah tindakan tersebut dapat berjalan dengan efektif karena menunggu proses hukum yang sedang berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kami mengimbau untuk jangan lagi ada pertempuran, kalau mereka mau kembali ke masyarakat baik-baik," ujar Luhut
Menurut Tito, Operasi Tinombala dipertahankan karena kondisi keamanan di Poso belum stabil saat ini. Tito khawatir akan ada perlawanan dari sisa-sisa kelompok jaringan teroris Santoso jika Operasi Tinombala dihentikan.
Tito mengimbau anggota MIT yang tersisa untuk turun dari pegunungan demi kemaslahatan umat di Poso. Jika mereka melakukan hal itu, ada kemungkinan menjadi faktor pengurangan hukuman.
Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo berkata bahwa lembaganya tak akan menarik pasukan maupun menambah personel karena jumlah yang ada saat ini dinilai cukup. Satuan TNI yang bertugas pada operasi kali ini akan selesai pada 6 Agustus dan akan ada pergantian personel jika operasi dilanjutkan. (rdk)